banner

5 Alasan Penting Menjaga Kesehatan Gigi Susu Anak

35 comments
5 Alasan


Beberapa waktu yang lalu, Mas Khalfan, anak sulungku mengeluh sakit di bagian gigi gerahamnya. Setelah di cek, ternyata ada lubang kecil di dalamnya.

Demi menjaga kesehatan gigi susu anak, nggak berlama-lama, aku langsung mengatur jadwal untuk memeriksakan giginya ke dokter. Walaupun di awal ada penolakan, setelah berunding cukup alot, Mas Khalfan pun akhirnya setuju buat ke dokter gigi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter meresepkan beberapa obat dan menjadwalkan pertemuan selanjutnya buat tindakan. Sayangnya, di pertemuan berikutnya si sulung malah ketakutan dan menolak pergi ke dokter gigi lagi.

Padahal sebelumnya, dia paling semangat buat ketemu bu dokter lagi. Hehe. Jadi, sambil terus menenangkan dan memberi pengertian soal kesehatan gigi ke Mas Khalfan, sambil juga aku sounding kalau tindakan menambal gigi susu itu menyenangkan.

Entah kenapa dia bisa setakut itu, padahal sebelum-sebelumnya, Mas Khalfan termasuk anak yang kooperatif banget kalau harus periksa kesehatan ke dokter. Alhasil sekarang, si sulung beberapa kali merasakan sakit lagi di gigi berlubangnya.

Menjaga Kesehatan Gigi Susu Anak


Jaga


Sebagai orang dewasa aja, pastinya nggak nyaman banget, kan kalau merasakan sakit gigi. Melihat anak menangis gegara sakit di giginya tuh rasanya menyedihkan banget, Bun. Rasanya pengin gantiin, tapi nggak pengin sakit gigi juga. Hadeeh...

Maka dari itu, tercetus niatku buat menuliskan ini. Sebagai pengingat bagi para orang tua nih betapa pentingnya menjaga kesehatan gigi susu anak. Walaupun gigi susu alias gigi sementara ini juga bakalan tanggal dengan sendirinya nanti, tapi ketika gigi itu sudah bermasalah, bukan berarti bisa kita abaikan gitu aja.

5 alasan parents wajib menjaga kesehatan gigi susu anak :

1. Gigi Berlubang Membuat Anak Kehilangan Nafsu Makan

Tau kan, Bun, gimana kalutnya kalau anak-anak sudah GTM? Jangan ditambah-tambahin sama alasan sakit gigi deh. Kehilangan nafsu makan pada anak, otomatis bakalan berpengaruh sama kekurangan nutrisi pada tubuhnya juga. Pada akhirnya, kekurangan nutrisi ini pun juga bakalan berdampak sama performa akademisnya di sekolah.

Jadi panjang kan urusannya, Bun. Apalagi kalau gigi susu yang sudah berlubang, dibiarkan gitu aja karena dianggap bakalan copot sendiri nantinya. Duh, jangan ya! Kasihan si anak kalau sudah merasakan pedihnya sakit gigi.

2. Gigi Susu Berpengaruh Pada Perkembangan Wajah dan Otot Rahang

Mengutip dari situs rsuppersahabatan.co.id, gigi susu akan memberikan ruang kepada gigi permanen yang akan tumbuh di bawahnya. Gigi susu yang dirawat dengan baik akan membantu merangsang perkembangan rahang.

Nah, perkembangan struktur gigi, sampai otot rahang dan wajah ini nantinya bakalan berpengaruh juga sama penampilan di kecil. Tentunya anak bakalan lebih percaya diri dengan struktur rahang yang baik serta gigi yang sehat, kan? Yuk kita bantu merawatnya sedari dini.

3. Karies pada Gigi Susu Bisa Memengaruhi Fungsi Bicara

Walaupun sifatnya masih sementara, rupanya si gigi susu ini juga punya peran penting banget, loh, Bun, pada kehidupan anak-anak. Gigi susu yang nggak terawat dengan baik, bisa menimbulkan karies pada gigi.

Lebih lanjut lagi, karies gigi pun bisa menyebabkan munculnya infeksi pada telinga, sinusitis, gangguan tidur, kesulitan mengunyah, bahkan bisa juga berpengaruh sama fungsi bicara anak. Karena, si gigi susu ini ternyata berfungsi banget buat membantu pelafalan pada anak, Bun.

4. Menimbulkan Bau Mulut

Gigi susu yang dibiarkan rusak, bisa menimbulkan bau mulut pada anak. Dikhawatirkan, bakalan membuat dia merasa kurang percaya diri dalam berinteraksi sosial. Nggak mau dong anak kita dijauhin sama teman-teman dan lingkungannya gegara bau mulut? Huhu.

5. Memicu Kerusakan Kembali Pada Gigi Permanen

Gigi susu yang nggak dirawat dengan baik, bisa mengalami infeksi dan abses yang pada akhirnya bisa menyebabkan kerusakan pada gigi permanennya. Karena gigi yang berlubang bisa menyebar dengan cepat melalui enamel gigi yang tipis.

Cara Merawat Gigi Susu Anak


Cara


Setelah melihat sendiri masalah gigi susu pada anak, aku merasa menyesal karena nggak benar-benar serius merawat giginya sejak dini. Padahal, urusan menyikat gigi dua kali sehari tuh sudah jadi rutinitas kami sampai hari ini. Tapi ternyata, itu doang nggak cukup.

Setelah ini, yuk sama-sama kita perhatikan lagi cara merawat gigi susu anak :

1. Memilih Sikat Gigi yang Tepat

Selain memilih sikat gigi yang sesuai sama selera si kecil, ada baiknya orang tua juga memperhatikan lagi jenis bulu sikat yang lembut dan sesuai sama usia si anak. Dan, wajib banget mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali.

2. Pilih Pasta Gigi dengan Fluoride

Aku pribadi, selama ini lebih memilih pasta gigi dengan klaim 'aman bila tertelan' buat anak. Yang setelah aku cermati lagi, ternyata nggak ada kandungan fluoride-nya juga.

Padahal, kandungan itu penting loh buat mencegah kerusakan gigi anak dan membantu meremineralisasi area gigi anak yang sudah terkena asam bakteri.

3. Lakukan Perawatan Rutin dengan Baik dan Benar

Menyikat gigi dua kali sehari, dengan sikat gigi yang sesuai dan pasta gigi berfluoride harus diterapkan rutin sejak dini. Selebihnya, memeriksakan kesehatan gigi ke dokter pun harus rutin dilaksanakan setiap 6 bulan sekali.

Menyikat gigi secara menyeluruh, dengan gerakan memutar dari belakang ke depan. Jangan lupa juga membersihkan bagian sela-sela gigi dan lidah.

4. Batasi Makanan yang Memicu Kerusakan Gigi

Makanan manis adalah hak segala bangsa. Tapi, kalau terlalu sering dan banyak mengkonsumsi makanan tinggi gula, akan lebih cepat memicu kerusakan pada gigi anak. Apalagi kalau perawatan giginya nggak teratur. Bakalan jadi PR panjang.

5. Jadilah Panutan

Ini yang paling penting. Sebelum melakukan banyak hal pada anak-anak, kitalah sebagai orang tua yang seharusnya memberi contoh terlebih dulu.

Ayo ayah, bunda, jangan malas ya kasih contoh yang baik buat anak-anak. Terutama dalam hal menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Penutup

Merawat dan menjaga kesehatan gigi susu anak sangatlah penting. Walaupun gigi sementara ini seringnya dianggap sepele sama sebagian besar orang tua, ternyata dia punya peran penting juga loh, bagi kesehatan anak-anak kita.

Jadi, jangan lagi menganggap remeh kesehatan gigi susu anak ya, parents. Yuk, sama-sama kita terapkan rutinitas yang baik, demi menjaga kesehatan gigi susu anak.
halodwyta
Halo, aku Dewi Yulia. Suka jalan-jalan, sambil review makanan dan tempat-tempat seru lainnya.

Related Posts

35 comments

  1. Kesehatan gigi pada anak memang perlu jadi perhatian, dan orang tua harus bisa melakukan negosiasi dengan apik agar anak berani dan mau ke dokter gigi. Selain itu memang menemukan sikat dna pasta yang tepat buat anak juga kunci ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. cara bernegosiasi dengan anak untuk ke dokter gigi memang sesuatu banget ya Pak. Gampang-gampang susah meyakinkan kalau dokter gigi tidak semenyeramkan seperti apa yang ada di benak anak-anak

      Delete
    2. Betul, butuh kesabaran dan cara jitu masing-masing orang tua buat mengajak anak ke dokter gigi.

      Delete
  2. Tips-tips yang sangat bermanfaat, apalagi yang jadi panutan. Biasanya anak-anak selalu mencontoh orangtuanya sebagai panutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Kak. Anak adalah peniru ulung. Maka dari itu orang tua sebaiknya menjadi panutan dengan memberi contoh yang baik dan sesuai.

      Delete
  3. Yang masih PR bagi saya adalah dalam menjaga makanan-makanan yang mengandung gula tinggi agar tak dikonsumsi anak-anak. Sepertinya memang orang tua harus memberi contoh dulu, ya agar dapat menjadi panutan yang baik bagi anak-anak dalam hal menjaga kesehatan gigi ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama nih... Agak sulit memang membebaskan anak-anak dari makanan manis.

      Delete
  4. Wah walaupun masih kecil trnyta gigi geraham si kecil sdh bisa berlubang y...mnambah catatan u/ diri yg mana jg perlu bljar tntg kesehatan gigi si kecil dgn mnambah pgetahuan dn cek k dokter gigi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul kak, kalau sudah berlubang dan kesakitan malah kasihan si anak.

      Delete
  5. Jangankan Mas Khalfan, aku aja yg udah segede gini takut ke dokter gigi wkwkwk. Setuju bgt mbak harus dirawat sedari dini, makanya aku juga begitu sama anakku yg masih 2 tahun aku bener2 jaga bgt giginya biar gak ngalamin hal kaya bundanya, hiks. Sakit gigi itu gak enak bgt. Skrng aku jadi awere bgt sama gigi tuuuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener2 ya, mba, sakit gigi tuh hiiiiih rasanya. Akupun agak menyesal mengenalkan permen ke anak-anak. Hihi, tapi jadi pelajaran...

      Delete
  6. Betul banget, gigi susu yang kurang dirawat bisa memicu kerusakan yang lainnya. Dulu waktu kecil gigiku tergolong yg kurang dirawat, jadi bikin gigi lain jadi agak rusak.

    ReplyDelete
  7. Wah aku baru tau kalo gigi susu ini punya impact yang sebegitunya. Kupikir gigi ompong atau copot pas bocah itu wajar karena memang sering terjadi. Ternyata itu bukan hal yang mesti dinormalisasi dan butuh perhatian lebih lagi. Makasih banyak pengalaman dan informasinya, Mbaakk.

    ReplyDelete
  8. Bener banget. Gigi susu memang harus selalu dirawat. Ibu mesti memperhatikan perawatan gigi anaknya. Karena biasanya anak ini males buat gosok gigi. Padahal gigi susu sangat penting.

    ReplyDelete
  9. Anakku ini bangett nih gigi susunya belum baguss mana dia masih pake dot hikss, jadi PR banget biar ntar giginya tumbuh bagus gitu kak

    ReplyDelete
  10. Repot sih memang kalau sudah gigi rusak. Sakit giginya itu membuat mengerjakan segala sesuatunya menjadi nggak mood. Itu kita. Apalagi kalau anak-anak. Pasti sama nggak moodnya. Nggak mood belajar, nggak mood bermain sama temannya. Makanya, penting banget itu mengajak anak untuk menjaga kesehatan gigi. Terutama, kita juga harus memberi contoh yang baik sih dengan ikut rajin menyikat gigi, minimal setiap mandi dan sebelum tidur. (Zen)

    ReplyDelete
  11. sepakat, walaupun gigi susu tetap dirawat, PR besar nih makanan dan minuman manis, di rumah direm di luar atau saudara suka ngasih anak-anak permeydan coklat, hiks berasa gimana gitu

    ReplyDelete
  12. Yang paling jadi PR adalah menjaga asupan makanannya, huhuhu. Neneknya sering nggak tegaan kalau anak saya sudah ngerengek minta permen terus

    ReplyDelete
  13. Orang dewasa yang merasakan gigi berlubang atau tumbuh gigi geraham belakang sakitnya luar biasa, makan tak enak tidur tak nyenyak, apalagi jika dirasakan anak-anak.

    ReplyDelete
  14. Aku banget dulu kak, pas anakku sakit gigi gak sampai ke dokter untul ditambal. Karena pikirku kalau gigi susu yang sudah berlubang, dibiarkan gitu aja karena dianggap bakalan copot sendiri nantinya ๐Ÿ˜ข

    ReplyDelete
  15. Anakku yang pertama sakit gigi. Giginya berlubang. Mau ke dokter gigi tidak bisa langsung. Perlu pendekatan khusus utamanya menghilangkan mindset takut ke dokter gigi. Setelah sekian minggu baru berhasil. Ngajak sendiri ke dokter giginya

    ReplyDelete
  16. Terima kasih tipsnya ya kak, jadi lebih tahu tentang bagaimana merawat gigi susu pada anak, mengajak anak ke dokter gigi juga semoga bisa lebih mudah dengan tips ini

    ReplyDelete
  17. sakit gigi ni ya ampun, nggak ada obatnya. Anakku kalau sakit gigi nangis cuman bisanya. Mau ke dokter gigi belum jadi jadi nih mbak.

    ReplyDelete
  18. Anakku juga ada masalah gigi dan harus ke doktor spesialis anak manalagi disini buat booking itu susah. Mungkin sambil menunggu bisa nerapin cara merawat gigi biar nggak semakin parah

    ReplyDelete
  19. Bener banget tipsnya. Yang sering dilupakan, kalau udah makan yang manis-mqnis suka lupa meminta anak sikat gigi lagi. Terutama kalau menjelang tidur dan keburu anak mengantuk

    ReplyDelete
  20. Mbaak makasih tips2 dan sharingnya. Menjaga atau merawat gigi ini emang perlu ditanamkan sejak kecil sih ya. Aku yang belum kesampaian nih ngajak ke dokter gigi wkwk. Ada aja alasannya, gak sempat lah, ini lah itu lah. Emang kurang bertekad ngajak kayaknya. Padahal ya sadar kalo periksa gigi rutin ini penting ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    ReplyDelete
  21. Setuju mbak, yang namanya sakit gigi itu sangat tidak enak... Anak-anak perlu diberi edukasi merawat gigi sejak dini agar menjadi kebiasaan baik hingga dewasa ya... Jangan pas sakit gigi baru merawatnya...

    ReplyDelete
  22. Anakku juga sampai sekarang belum berani ke dokter hihi lagi. Pernah sekali lihat emaknya ke dokter gigi, lha dia trauma wkwk. Masih PR juga nih bawa anak ke dokter gigi, padahal giginya abses hiks

    ReplyDelete
  23. penting banget emang gigi susu anak buat dirawat. Nyatanya praktikknya enggak mudah bagi emak ini, jadi reminder banget mbak tulisannya, buat diriku khususnya

    ReplyDelete
  24. betul banget, merawat gigi susu anak penting karena bisa mengganggu juga ke pola makan karena jika giginya sakit, anak akan susah makan
    selain itu, saat peralihan gigi susu ke gigi dewasa juga perlu diperhatikan agar tumbuhnya baik dan rapi

    ReplyDelete
  25. Waktu anak-anakku masih balita, aku sangat membatasi konsumsi makanan yang tinggi glukosa terutama permen dan membiasakan sikat gigi sebelum tidur. Alhamdulillah, gak pernah caries, hingga tumbuh gigi permanen, masih utuh lho gigi susunya. Oiya, pasta giginya aku pake enzim anak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih masukannya, Dok. Membatasi makanan manis emang nih yang kudu digalakin lagi. ๐Ÿ˜‚

      Delete
  26. penting nih mengajarkan anak makan sehat salah satunya biar ga merusak gigi ya. sedang sekarang makanan manis godaan banget buat anak-anak heu

    ReplyDelete
  27. Anak pertamaku depan atas dah ganti gigi jadi bagus, PRnya ada di anak keduaku nih dia caries. Memang susah-susah gampang rawat gigi susu ya. Huhuhu :(

    ReplyDelete
  28. alhamdulillah anakku pertama sampai sekarang ga pernah caries mba, mudah2n gigi susunya masih tetep terawat hihi

    ReplyDelete

Post a Comment