banner

Desa Wisata Budo, Salah Satu Destinasi Wisata Seru di Minahasa Utara

Post a Comment
Hutan mangrove


Belum beranjak dari Sulawesi Utara dan sekitarnya nih, Gaes. Kali ini, ada lagi salah satu destinasi wisata menarik di Minahasa. Namanya, Desa Wisata Budo. Nggak jauh-jauh dari laut lagi nih. Yuk, kita bahas langsung aja.

Desa Wisata Budo

Desa wisata Budo, terletak di Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Desa ini masih menjadi salah satu tempat yang dijadikan wisata penyangga Destinasi Super Prioritas Likupang. Merupakan area dengan hutan mangrove yang cukup luas, yang tentunya juga memiliki potensi alam bawah laut yang nggak kalah memukau.

Dari Desa Wisata Budo ini, kita dapat menikmati keindahan panorama Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage dan Nain di kejauhan. Pengalaman ke sini saat menjelang sunset, sih, menakjubkan banget pemandangannya. Masya Allah.

Dari bandar udara Sam Ratulangi, untuk menuju ke Desa Wisata Budo ini teman sesudut cukup menempuh waktu perjalanan selama kurang lebih 45 menit saja. Nggak jauh-jauh banget, lah! Cocok buat menikmati sunset bersama keluarga.

Selain mengembangkan wisata hutan mangrove, Desa Wisata Budo ini juga menjadi gerbang alternatif menuju ke Pulau Bunaken yang terkenal itu loh, Gaes. Hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menitan menyeberang menggunakan perahu menuju ke Pulau Bunaken. Jauh lebih cepat dibandingkan penyebrangan melalui dermaga di kota Manado.

Sebagai daya tarik utamanya, hutan mangrove di desa wisata Budo ini memiliki sembilan jenis tumbuhan bakau dengan beragam bentuk dan kegunaan. Nah karena itu pula, desa wisata Budo sedang dalam perkembangan berkelanjutan buat menjadi destinasi wisata edukatif juga. Keren banget, kan?

Fasilitas di Desa Wisata Budo


Saat berkunjung ke sini, memasuki sebuah gang kecil, kita akan disambut dengan sebuah gapura bertuliskan Kampung Bahari Nusantara, Desa Wisata Budo. Lalu di kanan-kirinya ada rumah-rumah warga yang disulap menjadi homestay.

Sampai di area parkir dan loket masuk. Perorangnya, dikenai biaya masuk sebesar 10 ribu rupiah. Memasuki jembatan panjang, dengan pemandangan kanan-kiri berupa hutan mangrove yang lebat.
 
Desa budo

Di Desa Wisata Budo ini, terdapat beberapa fasilitas umum seperti balai pertemuan, cafetaria yang menyediakan kuliner khas pesisir laut, Jungle tracking, kamar mandi dan toilet, kios-kios souvenir, beberapa spot foto dan selfie area serta wifi area juga.

Meraih Penghargaan ADWI

Di tahun 2022 yang lalu, Desa Wisata Budo berhasil meraih Juara 1 Kategori Digital dan Kreatif dalam lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Setelah sebelumnya masuk dalam jajaran 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia.

Nggak heran, sih. Karena semangat dan daya juang dari berbagai pihak, baik itu jajaran pemerintah dan warga desa yang mau bergotong royong terus demi memajukan potensi Desa Budo itu sendiri.
Mereka layak mendapat penghargaan itu. 

Keindahan alam Desa Wisata Budo

Selain beberapa fasilitas dan keindahan alam yang sudah aku sebutin tadi, ternyata desa wisata Budo ini masih memiliki kekayaan alam lain yang luar biasa, Gaes. Ada gunung Dapi-dapi yang kaya akan tanaman kelapa, cengkih, pala, pisang dan juga woka. Tanaman-tanaman dari hutan itu pula yang menjadi salah satu sumber penghasilan terbanyak dari masyarakat Desa Budo.

Gunung dengan ketinggian 300 mdpl ini menyuguhkan pemandangan sunrise yang cantik. Wisatawan yang ingin mendaki ke sini bisa dipandu sama guide lokal, loh!

Selain gunung Dapi-dapi, ada juga gunung Piring yang ketinggiannya nggak berbeda jauh satu sama lain. Dari gunung Piring inilah, masyarakat Desa Budo memanfaatkan air bersih yang diambil dari mata airnya.

Nah, gaes, bagi wisatawan yang senang menikmati keindahan bawah laut, jangan lewatkan keindahannya di laut Desa wisata budo, ya! Wisata bawah lautnya Desa Budo ini punya keindahan spesies-spesies yang sangat diminati loh sama para Photographer Underwater Manca Negara. Katanya, di bawah laut Budo, bisa ditemukan spesies Pygmy Seahorse.

Nggak semua taman laut memiliki spesies ini. Di Indonesia sendiri cuma bisa ditemukan di Sulawesi, Bali dan Papua. Wah, seru banget ya kayaknya.

Nikmati Keindahan Alam sambil Menyantap Pisang Goroho

Lagi-lagi, pisang goroho jadi salah satu jajanan favorit aku dan keluarga sih setiap bepergian ke tempat-tempat wisatanya. Semenjak tinggal di Sulawesi, pisang yang disantap dengan cocolan sambal roa ini berhasil menyatu di lidah kami dengan ciamik. Haha.

Sunset

Bersantai di desa wisata Budo sambil menikmati kudapan pisang goroho ini, jadi pilihan yang pas. Keindahan pemandangan laut dan hutan mangrove, sambil menanti matahari terbenam, dilengkapi dengan kudapan yang mengguggah selera. Beuh. Cobain sendiri deh, datang ke sini.
halodwyta
Halo, aku Dewi Yulia. Suka jalan-jalan, sambil review makanan dan tempat-tempat seru lainnya.

Related Posts

Post a Comment